Cara Sehat Untuk Pemudik, Bawa Anak dari RSHS Bandung

Cara Sehat Untuk Pemudik, Bawa Anak dari RSHS Bandung

Pada masa liburan Lebaran 2017 banyak warga melakukan perjalanan untuk mudik ke kampung halaman atau silaturahmi ke saudara atau teman. Biasanya, usai melakukan perjalanan itu disambung dengan berwisata bersama keluarga.

Namun, saat melakukan berbagai perjalanan masa liburan Lebaran itu, perlu diingat agar tidak lupa mengkonsumsi cairan dalam jumlah ideal. Hal itu khususnya bagi anak-anak dan bayi yang ikut dibawa berlibur.

Menurut dokter spesialis anak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Viramita Kusnandi Rusmil, jadwal cairan yang harus dikonsumsi anak dan bayi selama perjalanan yaitu satu jam sekali.

 

Dia menegaskan pentingnya asupan cairan bagi keluarga yang berlibur menggunakan sepeda motor, karena moda transportasi pribadi itu akan menguras dengan cepat stamina. Kondisi cuaca juga ikut mendukung kebutuhan tubuh dalam memerlukan cairan.

Hal serupa juga diberlakukan bagi keluarga yang melakukan perjalanan libur Lebaran 2017 dengan menggunakan kendaraan roda empat. Meski tidak terlalu terpapar oleh kondisi cuaca, namun harus tetap diperhatikan sehingga tidak berdampak menjadi penyakit.

“Jangan lupa juga membawa obat-obatan standar seperti penurun panas, diare serta vitamin saat melakukan perjalanan,” ujar Viramitha.

Advertisements
Miliarder Asal Prancis Xavier Niel Berambisi Menjadikan Kota Paris Sejajar Dengan Silicon Valley

Miliarder Asal Prancis Xavier Niel Berambisi Menjadikan Kota Paris Sejajar Dengan Silicon Valley

Miliarder asal Prancis Xavier Niel berambisi menjadikan Kota Paris sejajar dengan Silicon Valley, sebagai pusat investasi dan inovasi teknologi. Dia pun telah membangun inkubator startup di kota tersebut untuk menampung ambisinya.

“Orang-orang berpikir sulit dan rumit untuk menciptakan pelaku startup yang sukses di Paris. Karena itulah kami membutuhkan inisiatif semacam ini, untuk menciptakan hal yang dapat membantu negara kita menjadi negara teknologi terbesar di dunia. Kami harap kita memiliki Facebook berikutnya di sini,” kata Niel.

Niel menghabiskan 250 juta euro (US$ 269 juta) atau setara Rp 3,58 triliun untuk mengubah sebuah tempat seluas 34.000 meter persegi (366.000 kaki persegi) menjadi kampus startup.

Dia ingin menjadikan tempat berjuluk Stasiun F ini sebagai inkubator startup terbesar di dunia. Ribuan orang mulai dari pengusaha teknologi, investor dan penemu diundang datang ke lokasi ini.

 

Setelah membuat peruntungan dengan menciptakan operator telepon murah Iliad SA, Niel telah memainkan peran kunci dalam membentuk ekosistem startup di Prancis.

Keluarnya Inggris dari Uni Eropa mungkin memberinya kesempatan untuk meningkatkan profil Paris di kancah teknologi global.

“Kami dulu adalah kota terbesar ke-10 untuk teknologi di dunia. Sekarang kami nomor 3 di belakang London dan kami harus menjadi nomor 2,” tegasnya.

Mobil Avanza Terbarak Kereta Api, 4 Orang Tewas Ditempat

Mobil Avanza Terbarak Kereta Api, 4 Orang Tewas Ditempat

Kecelakaan yang terjadi antara mobil dan Kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Sedadi. Mobil yang sempat terseret kereta api dan terbakar sehingga mengakibatkan 4 orang penumpang tewas seketika.

Dari informasi yang diterima, kecelakaan terjadi pukul 10.35 WIB. Saat itu mobil Avanza silver B 1937 UZQ saat menyebrang di perlintasan berjarak 300 meter dari stasiun sedadi.

Ketika jam 10.35 WIB, kereta api Argo Bromo anggrek jalur Surabaya-Gambir menabrak mobil Avanza, ucap manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Edy Koeswoyo.

Mobil yang tiba-tiba menyebrang itu langsung ditabrak kereta dan terseret sejau 500 meter sampai masuk ke wilayah stasiun Sedadi.

Mobil yang terseret itu sempat terbakar hingga menimbulkan kepanikan. Ada 4 penumpang di dalam mobil yang tidak bisa diselamatkan hingga mereka meninggal dunia.

Kondisi mobil hangus terbakar dengan jumlah korban 4 orang, ujar Edy.

Korban yang meninggal yaitu Agus Bambang (60) warga Dinar Mas Semarang, Agus Abdullah (54) warga Ketileng Semarang, Ihsan Ngadikan (58) warga Dinar Mas Semarang, dan Bahtiar (30) warga Dinar Mas Semarang.

Rizieq Buka Suara Tentang Kasus yang Menimpanya

Rizieq Buka Suara Tentang Kasus yang Menimpanya

Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab berbicara soal keberadaan percakapan Whatsapp yang dikabarkan dirinya dengan Firza Husein yang tersebar luas melalui situs baladacintarizieq. Rizieq yang menegaskan bahwa hal itu hanya fitnah.

Beredarnya rekaman yang mengatasnamakan Firza Husein juga saya tegaskan sekali lagi bahwa itu semua adalah fitnah, ucap Rizieq di Mapolda Metro jaga.

Menurut Rizieq, Firza Husein juga telah menyampaikan bantahan melalui juru bicara. Dari pihak Firza dikatakan Rizieq telah membantah semua tuduhan.

Kita semua tahu, alhamdulillah kemarin bahwa Firza juga sudah menyampaikan bahwa itu semua tidak benar, foto dan chat yang sama sekali beliau tidak bertanggung jawab dan tidak tahu menahu, sambung Rizieq.

Bahkan beliau juga marah besar dan akan melakukan penuntutan terhadap yang melakukan rekayasa itu, ujarnya.

Sebuah situs yang memuat konten pornografi baladacintarizieq ini beredar di media sosial sejak (29/1/2017). Kementrian Komunikasi dan Informatika menyatakan telah memblokir situs tersebut.

Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kominfo Noor Iza, pemblokiran situs tidak perlu berkoordinasi dengan Rizieq, yang namanya tercatat dalam situ tersebut. Kominfo akan langsung blokir. Kalau ini kan tentang pornografi, yang lansung kita blokir, ucap Noor

Hibauan dan Pesan Polisi untuk Habib Rizieq

Hibauan dan Pesan Polisi untuk Habib Rizieq

Polisi yang mengimbau agar Ketua Umum Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab untuk segera kembali ke Indonesia. Hibauan itu berkaitan dengan panggilan Rizieq sebagai saksi yang berkaitan dengan kasus dugaan pornografi baladacintarizieq.

Harus sama-sama bertanggung jawab, kalau tidak salah kenapa harus takut?, ucap Kabag Mitra Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono di Bareskrim Polri.

Rizieq yang sekarang berada di Arab Saudi. Sebelumnya Rizieq sempat berada di Malaysia, tetapi kemudian kembali lagi ke Arab Saudi.

Karena masih sebatas saksi, kita masih mengimbau agar kembali ke Indoensia, ucap Awi.

Sejauh ini, Firza Husein sudah kita jadikan tersangka karena kasus baladacintarizieq. Hari ini Firza sudah menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka di Mapolda Metro Jaya. Firza yang ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melanggar UU Pornografi.

Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq tidak akan datang, karena ini adalah bentuk protes, karena masalah ini, kalaupun ada tidak ada hubungannya dengan Habib Rizieq, orang yang mendistribusikan dan memproduksinya. Itulah yang harus dipersiksa dan ditangkap. ujar Kapitra di AQL, Jakarta Selatan.

Kapitra juga menjelaskan kalau sebenarnya Rizieq akan kembali ke Indonesia pada Sabtu lalu. Akan tetapi hal itu dibatalkannya karena terdengar kabar soal penegakan hukum yang tidak dilakukan secara adil.

Sebenarnya hati sabtu kemarin pulang, Habib Rizieq sudah bersiap kembali ke Indoesia, namun ketika melihat pertimbangan yang beliau rasakan, bahwa ada ketidakadilan bahwa ini bukanlah penegakan hukum, melainkan pembunuhan karakter. Maka beliau memutuskan untuk tidak kembali ke Indonesia, sambungnya.

Praka Yudha Teriak Minta Tolong, Teman Yang Lainnya Hanya Diam

Praka Yudha Teriak Minta Tolong, Teman Yang Lainnya Hanya Diam

Kasus tewasnya personel Bataliyon Komando (Yonko) Praka Yudha Prihantoro 464 Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU, malang masing menyisakan tanda tanya. Pembinaan yang diberikan kepada Praka Yudha Prihantoro itu diketahui oleh prajurit lain.

Sebelum korban meninggal dunia, terdengar suara jeritan korban meminta tolong. Kemungkinan saat itu dia mengalami penyiksaan. Hanya saja tidak ada satupun ada yang berani menolongnya. Teriakan minta tolong itu pun dibiarkan.

Ada luka di bagian leher, dan juga tiga tusukan. Apakah dia menusuk dirinya sendiri atau seperti apa, saya belum tahu pasti. Akan tetapi, salah satu tusukan itu telah memutuskan urat nadinya hingga darah terus keluar. Mungkin karena kehabisan darah itu membuat dirinya meninggal dunia, sambungnya.

Dia juga menambahkan, saat dibawa ke rumah sakit Yudha juga dalam kondisi tidak sadarkan diri dan sudah nhorok.

Seperti yang diketahui, sebelum Praka Yudha ditemukan tidak bernyawa di barak yang diberi nama Kesatrian. Tepatnnya di Marka Yonko 464 Pasukan Khas (Paskhas) di Komplek Lanud Abd Saleh Pakis, Malang.

Jasadnya kamis siang itu sudah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Dr Muh Munir Lanud Saleh. Namun nyawanya tidak tertolong karena pendarahannya begitu banyak di lehernya. Sehingga akhirnya Praka Yudha dinyatakan meninggal dan dipulangkan ke kampung halamannya di Kebumen, Jawa Tengah.

Sebanyak 12 Tahanan Polres Binjai Masih Buron

Sebanyak 12 Tahanan Polres Binjai Masih Buron

Sebanyak 18 tahanan Polres Binjai, Sumatera Utara melarikan diri dengan cara merusak dinding penjara. Enam orang sudah berhasil ditangkap dan sisanya 12 orang masih diburu.

Sampai siang ini sudah ada 6 orang tahanan yang kabur berhasil ditangkap dan 12 orang lainnya masih dalam pengejaran. Anggota Polres binjai dibantu Polda Sumut saat ini masih berusaha menangkap kembali para tahanan yang kabur, ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Beigjen Rikwanto.

Berikut enam orang yang sudah ditangkap:

  1. Rizqy Prayudha als Yudha pada jam 02.00 WIB (diserahkan keluarganya).
  2. Boncu Ali Kenap pada jam 02.30 WIB (diserahkan keluarganya).
  3. Sehat Ginting als Keling jam 03.15 WIB (ditangkap di sekitar Kota Binjai).
  4. Radit Ananda Ginting jam 03.40 WIB.
  5. Deni Syaputra als Deni diserahkan oleh keluarganya pukul 08.00 WIB.
  6. Arfan Ramadan als Dedek yag diserahkan sendiri oleh keluarganya pada pukul 10.00 WIB.

Rikwanto juga menambahkan, Polres Binjai juga telah membentuk tim dibantu dengan Satuan Brimob Polda Sumut dan Kodim untuk mencari 12 tahanan yang melarikan diri. Pihak keluarga 12 tahanan lainnya diminta untuk kooperatif menyerahkan para tahanan ke polisi.

Sementara itu, 12 tahanan yang masih melarikan diri, agar cepat menyerahkan diri. Polres Binjai sendiri telah menyebarkan foto DPO terhadap 12 tahanan yang kabur.

Terhadap anggota Polri yang bertugas pada saat itu sedang dilakukan pemeriksaan oleh Bidpropam Polda Sumut, ungkap Rikwanto.